Monday, February 9, 2009

Melibas Polisi Tidur

SUMBER BERITA

M+ Online - Salah satu handicap bikers di jalan raya yakni polisi tidur. Kecelakaan mulai dari yang ringan sampai serius terjadi karena tidak melihat atau sadar ada polisi tidur. Padahal siang bolong, lho!

Biar terhindar dari kecelakaan, Jusri Pulubuhu, Director Training Jakarta Defensive Driving Consulting kasih tips. Menurutnya, orang yang terlibat kecelakaan sering mengatakan. “Saya tidak melihat benda, orang, mobil, lubang.”

Untuk mengantisipasi kelemahan ini, pengendara harus menerapkan kebiasaan melihat sejauh mata memandang (aim high), sambil melakukan scaning terhadap objek bahaya di depannya.

Jangan melaju dengan kecepatan konstan atau melakukan perlambatan ekstrem saat melintasi handicap. “Hal ini membuat buritan melenting ke atas ketika roda belakang membentur polisi tidur,” jelas pria berambut pendek ini.

Banyak pengendara jatuh gara–gara ngerem pas di atas handicap. Karenanya, pengereman dilakukan sebelum melintasi.

Bagaimana dengan posisi berkendara? Untuk menjaga keseimbangan, saat roda depan menyentuh polisi tidur, posisi badan cenderung ke depan dengan kedua tangan menekuk melebar. Sebaliknya, setelah roda depan telah melewati polisi tidur, posisi badan ke arah belakang dengan kedua tangan mendorong handle bar ke depan.

1 comment:

  1. Thanks for education! sangat banyak informasi yang bermanfaat bagi para pengendara motor dan mobil. Saya izin untuk mencantumkan link ini dalam blog saya. Terima kasih.

    ReplyDelete

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP